APAKAH HALAL ITU?

1

Produk agroindustri halal terdiri atas produk-produk bernilai tambah yang diolah sebagai  produk makanan halal  atau bahan konsumtif  yang halal dimakan atau digunakan. Produk halal dimaksudkan adalah produk yang secara syariah islam adalah produk yang halaalan, thayyiban ditambah mubaarakan dan tidak terdiri dari najis atau bercampur najis.  (Ibrahim, 2008)’

Untuk mendapat produk halal  sebagaimana dimaksudkan, paling kurang ada khamsu halaalaat atau hal-hal mendasar yang harus diperhatikan.

1.      Halal bahan bakunya.

Dilihat dari sisi kehalalan bahan bakunya, produk halal  yang dikonsumsikan manusia terbagi tiga jenis, yaitu nabati, hewani dan jenis olahan.

2.      Halal cara memperolehnya.

Produk halal  yang halal zatnya untuk dapat dikonsumsikan, haruslah diperoleh secara halal pula. Karena meskipun produk halal  itu sudah halal zatnya, tapi jika cara memperoleh haram, maka mekonsumsikan produk halal  tersebut menjadi haram juga.

3.      Halal cara memprosesnya.

Binatang yang halal dimakan tidak dapat dimakan secara serta merta, tapi harus melalui proses penyembelihan, pengulitan dan proses penanganan yang sesuai dengan syariah. Tidak boleh mencampur-adukkah dengan bahan-bahan atau ramuan yang tidak halal. Alat-alat memasak seperti belanga, periuk, sendok dsb harus suci, bersih dan halal. Tempat membasuh segala pekakas masakan dan hidangan hendaklah dipisahkan antara yang halal dengan yang haram.

4.      Halal pada penyimpanannya.

Semua bahan produk halal  yang disimpan hendaklah disimpan pada tempat yang aman, seperti dalam lemari es, agar busuk dan tidak disimpan di dalam tempat yang dapat bercampur dengan najis, seperti tuak, atau benda haram lainnya. Dalam proses produksi tidak tercampur atau berdekatan atau menempel dengan barang atau bahan yang haram seperti najis dan seterusnya.

5.      Halal dalam penyajiannya.

Dalam mengedarkan dan menyajikan produk halal  penyajinya haruslah bersih dari najis dan kotoran. Para supplier dan leveransir atau sales haruslah orang yang sehat dan berpakaian bersih dan suci. Alat kemas atau bungkus atau yang sejenisnya harus hygen, steril, bersih, suci dan halal. Perkakas atau alat hidangan seperti piring, mangkok dan sebagainya haruslah suci, bersih dan halal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s