Investment Checklist

Investment Checklist

Dwi Purnomo

Dalam menarik investasi asing di suatu negara, negara tsb harus mengenali benar alasan utama mengapa para investor menanamkan modalnya di negara berkembang. Alasan-alasan tersebut antara lain dengan adanya:

a) Resource extraction:

Sumber daya alam yang dapat diambil perusahaan asing yang menempatkan usahanya karena kekayaan sumber daya alamnya yang dapat dieksploitasi

b) Market access:

Akses Pasar:  Perusahaan menyediakan produksi di suatu negara oleh karena besarnya pasar lokal atau akses istimewanya ke pasar global atau regional

c) Operating efficiencies:

Efisiensi: Perusahaan memilih suatu negara oleh karena unit-unit  kompetitif biaya yang efisien ( seperti tenaga kerja dan biaya-biaya transportasi)

Suatu perusahaan akan mempertimbangkan pilihan berbeda ketika pemilihan suatu lokasi investasi. Karenanya, negara-negara berkembang bersaing untuk menarik investasi langsung sebanyak-banyaknya.  Apakah yang menjadi faktor yang menentukan jika perusahaan melakukan investasi langsung (FDI)? Faktor penentu investasi memiliki karakteristik yang unik karena disesuaikan  dengan keadaan masing-masing negara, meskipun begitu, masih terdapat karakteristik umum. Sebagian dari pertanyaan yang investor tanyakan ketika mempertimbangkan untuk menanam modal dalam suatu negara berkembang adalah Investment Checklists yang berisi pertanyaan potensial yang para investor  pertimbangkan. Yang dapat dijadikan bahan masukan bagi pemerintah dalam mengembangkan strategi dan kebijakan dalam meningkatkan dan mempertahankan investasi yang ada serta dalam rangka memenangkan persaingan dengan negara-negara lain.

Investment Checklists
  1. 1. KERANGKA KEBIJAKAN INVESTASI
Kebijakan Investasi
  • Adakah pembatasan atas kepemilikan asing?
  • Apakah kebijakan investasi yang transparan. jelas dan bersih?
  • Adakah sektor yang tidak terbuka bagi investasi asing?
  • Dapatkah laba dengan bebas dipulangkan?
  • Adakah perangsang investasi dari pemerintah  ?
Track record pemerintah
  • Apakah pemerintah menghormati kebijakan sendiri?
  • Sudahkah program privatisasi dijalankan dengan baik?
  • Adakah insiden dimana perusahaan asing dinasionalisasikan?
  1. 2. KEADAAN POLITIK DAN ADMINISTRASI
Sistem Politik
  • Apakah sistem politik stabil dan dapat diramalkan?
  • Seberapa cepat proses Administrasi perijinan diproses oleh otoritas?
  • Apakah tim ekonomi yang kompak dengan kepemimpinan?
  • Apakah para agen pemerintah membantu / merintangi investor?
  • Apakah terdapat komitmen prioritas pelayanan bagi investor asing?
  • Bagaimana dengan tingkat korupsi?
Resiko Politik

 

  • Adakah ketegangan sosial-politik-ekonomi yang mengancam stabilitas?
  • Apakah ketidakstabilan regional yang dapat mempengaruhi keamanan?
  • Bagaimana negara dinilai oleh para agen kredit internasional
Bahasa
  • Apakah investor yang nyaman dengan bahasa yang digunakan dalam bisnis dan administrasi yang digunakan?
  1. 3. KEADAAN EKONOMI
Pokok Makroekonomi
  • Bagaimana dengan kekuatan: Pertumbuhan GDP, inflasi, defisit anggaran pemerintah dan tingkatan hutang internal dan eksternal
Perubahan Makroekonomik
  • Apakah pemerintah memiliki komitmen terhadap ekonomi liberal seta usaha privatisasi perusahaan negara?
  • Apakah pemerintah mempunyai reputasi bisnis yang profesional?
  • Apakah program perubahan pemerintah terpercaya?
Ukuran & akses pasar
  • Bagaimana besarnya pasar yang lokal?
  • Adakah pengintegrasian regional yang efektif?
  • Apakah tedapat akses istimewa pada pasar lain?
Pasar Uang Lokal
  • Dapatkah keuangan berkembang di pasar lokal?
  • Apakah sektor perbankan stabil dan dikembangkan?
  • Apakah mata uang local  freely convertible?
  • Adakah resiko yang signifikan dari devaluasi mata uang?
Pajak
  • Besarnya tingkatan pajak perseroan/perusahaan dan pajak pribadi?
  • Adakah persetujuan pajak berganda dengan  negara lain?
  • Adakah zona bebas pajak ekspor?
  • Adakah insentif pajak untuk investor?
  • Adakah faktor penghalang berupa  tarif atau non tarif  bagi impor permesinan, persediaan dan material?
Jaminan Investasi
  • Apakah negara memberikan jaminan investasi?
  • Apakah negara dapat dipilih untuk pengembangan keuangan secara resmi?
  1. 4. Kepastian Hukum
Penyelesaian Perselisihan
  • Apakah terdapat kepastian hukum?
  • Apakah kontrak hukum dikembangkan dan dilaksanakan?
  • Apakah sistem peradilan adil dan mandiri?
HAKI
  • Adakah perlindungan atas Hak Kekayaan Intelektual?
Pelayanan Hukum
  • Adakah perusahaan hukum bereputasi internasional yang dapat diajak bekerjasama?
  1. 5. Keadaan Sektor  Industri
Regulasi Industri
  • Apakah suatu kebijakan tsb adil dan transparan untuk semua unsur di dalam sektor industri?
Perbandingan Biaya
  • Perbandingan biaya produksi unit dengan lain negara-negara lain?
  • Seberapa mahal biaya distribusi?
  • Seberapa mahal harga tanah dan kantor?
Ketersediaan pasokan bahan-baku /komponen lokal  pendukung
  • Adakah perusahaan lokal yang dapat menyediakan bahan-baku /komponen & jasa teknis yang diperlukan?
  • Seberapa mudah memperoleh tanah?
MNCs
  • Sudahkah ada perusahaan internasional yang berinvestasi?
  1. 6. KEKUATAN PEKERJA
Pendidikan & Ketrampilan
  • Tingkatan melek huruf industri
  • Apakah terlatih sebagai kader manajemen?
  • Tingkatan kualitas institusi sekunder
Pasar Pekerja
  • Apakah terdapat bargaining agreements?
  • Adakah UU perburuhan yang berdampak pada produktivitas?
  • Berapa biaya tenaga kerja sehubungan dengan produktivitas?
  • Apakah pekerja yang menentukan tingkatan tarif?
  • Bagaimana cara pasar pekerja berfungsi dalam praktek?
Kesehatan
  • Adakah isu kesehatan yang mempengaruhi ketidakhadiran pekerja di tempat pekerjaan?
Imigrasi
  • Tingkatan kesulitan perolehan visa bekerja bagi para ekspatriat.
7. INFRASTRUKTUR
Transportasi Udara
  • Apakah bandara internasional dapat dipercaya & terkoneksi baik?
  • Apakah proses masuk dan keluar bandara mudah dan lancar?
Telekomunikasi
  • Adakah telepon, fax & internet jasa yang baik?
  • Adakah jaringan telekomunikasi wireless?
Energi
  • Bearapa harga pasokan energi?
  • Adakah jaminan ketersediaan pasok energi?
Akses jalan darat & rel kereta api
  • Keadaan dan jaringan jalan?
  • Keadaan dan jaringan rel kereta api?
  • Adakah jaringan distribusi internal yang baik?
  1. 8. KEUNTUNGAN letak geografis
Ketersediaan Mineral & Energi
  • Adakah SDA  penting yang dapat dieksploitasi secara hemat?
Keuntungan Geografis
  • Apakah lokasi secara geografis menawarkan keuntungan?
Standar Hidup
  • Adakah isu kualitas hidup yang akan menghalangi para manajer untuk bekerja di lokasi?
  • Tingkatan biayanya hidup?
Kejahatan& Keamanan Pribadi
  • Apakah kedaan kejahatan dan keamanan meragukan?
Perawatan Medik
  • Apakah fasilitas perawatan medik berkualitas tersedia?

Tabel 3. Investment Checklists

Dari investment checklists di atas, Indonesia memiliki masalah dihampir semua lini, sehingga menyulitkan Indonesia untuk memenangkan persaingan dalam menarik FDI, apalagi dalam usahanya melakukan transfer teknologi.

Contoh paling nyata dari tidak terpenuhinya investment checklists tsb adalah

  • Hengkangnya puluhan pabrik PMA dan PMDN ke luar negeri;
  • Sistem perpajakan yang tidak kompetitif;
  • Faktor pemerintah dengan birokrasinya yang berbelit dan tidak ada koordinasi antarinstansi, ditambah lagi dengan otonomi daerah mengakibatkan tumpang tindihnya UU, PP dan berbagai perda;
  • Laporan Bank Dunia mengungkapkan fakta bahwa untuk membuka sebuah usaha di Indonesia harus melewati 11 tahap perizinan yang membutuhkan 168 hari kerja. (China:52 hari, Filipina:62 hari);
  • Ketidakpastian aturan hukum dan keamanan
  • Eforia buruh Indonesia
  • Krisis listrik diperkirakan terjadi tahun 2006

Selain tidak terpenuhinya investment checklists, transfer teknologi kepada Indonesia sebagai hasil FDI mempunyai kecenderung terbatas dalam pelaksanaannya. Di Indonesia, sejumlah studi menemukan bahwa transfer teknologi sebagian besar telah berlangsung melalui latihan kerja yang terbatas pada kemampuan-kemampuan dasar dan  tidak efektif mengembangkan kemamapuan teknologi lokal.

Potensi paling bermanfaat bagi negara berkembang khususnya bagi Indonesia dari investasi asing langsung (FDI) adalah proses alih teknologi dan pengembangan potensi ekspor yang memandu pertumbuhan ekonomi yang cepat, namun transfer teknologi dapat berbuat lebih banyak untuk meningkatkan pengembangan serta mendukung berbagai kemampuan lokal.

Begitu pula dalam usaha menarik modal asing, kita tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan deregulasi PMA, tetapi harus diikuti dengan usaha-usaha yang lebih mendasar. Misalnya, peningkatan keterampilan pekerja yang menjamin bahwa kebijakan deregulasi tersebut dapat berpengaruh pada pertumbuhan jangka panjang.

Kemudian pengembangan infrastuktur dalam pengertian konvesional maupun infrastuktur manufaktur yang lebih canggih memiliki peran lebih besar dalam menarik pemodal asing daripada upah buruh yang murah. PMA yang berkualitas lebih tertarik pada tersedianya tenaga kerja terampil dan infrastuktur yang memadai serta kedekatan pasar daripada pertimbangan biaya produksi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s