“IBU POPON” PRODUK PESANTREN YANG BERTRANSFORMASI

Tulisan ini diramu dari berbagai sumber.

Keripik Ibu Popon, saat ini menjadi icon dari keripik Majalengka yang diperoleh dari kegiatan produksinya di Kompleks Pesantren Darul Falah, Kelurahan Cijati, Majalengka. Tempat produksinya sangat sederhana. Makanan yang dibuat Kelompok Produksi Keripik Ibu Popon  berupa makanan olahan dari buah-buahan, seperti nangka, buah-buahan  muli. Bahkan dari usahanya juga dihasilkan dodol jambu, mangga atau dodol buah-buahan . Keistimewaan dari makanan Kelompok Produksi Keripik Ibu Popon ini adalah cita rasa dan wangi buah-buahan tersebut tetap bertahan seperti cita rasa buah segar.

Walaupun Kelompok Produksi Keripik Ibu Popon bukan penemu jenis makanan ini, bagi warga di wilayah Cirebon, terutama di pusat jajanan di pasar swalayandan kesulitan memasarkan kue-kue cemilannya ini untuk konsumsi pasar tradisional ataupun ke warung-warung sekitar tetangganya.

Kelompok Produksi Keripik Ibu Popon mampu menghabiskan bahan baku rata-rata 1 ton buah-buahan  muli dan 25 butir nangka berukuran besar untuk setiap bulannya. Bahkan, untuk oncom bumbu, Kelompok Produksi Keripik Ibu Popon membutuhkan paling tidak 3.000 sasag oncom untuk diolah menjadi goreng oncom bercita rasa tinggi.

Proses pemasakan nangka dan buah-buahan lain mulai dari bahan baku basah menjadi keripik tersebut tidak melalui proses pengeringan memakai alat ataupun penjemuran terlebih dulu. Namun langsung menggorengnya hingga kering dengan minyak khusus agar dapat mempertahankan warna, bentuk. maupun wangi buah aslinya. Harga keripik berkisar antara Rp 25.000,00 hingga Rp 175.000,00 per kilogram.  Mahalnya harga keripik terutama keripik mangga gedong gincu, dikarenakan bahan baku mahal juga dari bahan baku menjadi bahan jadi buah-buahan tnya banyak. Untuk buah-buahan  muli saja, dari bahan baku seberat 3,5 kg hanya bisa menghasilkan 9 ons. Sebagian buah-buahan t dan sebagian lagi terkena sortiran akibat lembek.

Sedangkan pemasaran saat ini menurutnya baru terbatas di berbagai outlet pasar swalayan di wilayah Cirebon. Penganan produksi Popon menjadi oleh-oleh yang menarik bagi mereka yang gemar berwisata atau berkunjung ke Majalengka. Selain itu, di Garut dia telah mengisi 5 toko, di Bandung di wilayah Cihampelas, serta Sumedang. Untuk di Majalengka sendiri, aneka keripik tersebut bisa ditemukan di hampir setiap toko makanan, termasuk di beberapa rumah makan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s