LAUNCHING KRIBS BERSAMA GUBERNUR JAWA BARAT

KRIB’S

Ringkasan Eksekutif

Seperti yang kita ketahui bahwa manusia tidak akan lepas dari makanan atau pangan, karena manusia memerlukan hal tersebut untuk mempertahankan hidupnya. Selain itu pula, ketersediaan pangan tidak mampu mengikuti laju pertumbuhan penduduk sehingga permintaan akan pangan pun menjadi Tinggi. Keadaan ini tentunya dapat menjadi peluang yang menjanjikan dalam dunia bisnis. Bisnis makanan dapat menjanjikan peluang bisnis yang sangat prospektif, mengingat kebutuhannya yang tidak akan pernah berhenti.

Hal ini pun diiringi pula dengan kebutuhan akan suatu pangan yang memiliki daya simpan lama, bervariatif, bergizi dan fleksibel untuk dibawa. Sehingga dari analisis itulah, diketahui bahwa salah satu jenis yang panganan yang berpotensi untuk dikembangkan adalah dalam bentuk makanan ringan  yang lebih dispesifikkan  menjadi kripik.

 

 

 

PELUANG DAN TAWARAN

Dalam hal membeli snack dalam bentuk kripik dirasa banyak orang yang bisa melakukannya, dikarenakan snack umumnya dijual dengan harga yang murah. Dan dikarenakan usaha ini juga dibuat oleh tingkatan jurusan suatu universitas maka daerah pasar akan dibidik kepada segmentasi mahasiswa juga dirasa mahasiswa merupakan sasaran pasar yang tergolong mampu untuk membeli suatu makanan ringan. Dan ternyata dari survey yang dilakukan terhadap 100 mahasiswa, didapatkan persentase bahwa yang tertarik dengan inovasi baru pangan dalam bentuk kripik sangatlah tinggi.

 

KRIPIK BUAH DAN SAYUR (KRIB’S)

Terdorong untuk meningkatkan nilai tambahproduk pertanian yang masih minim,maka KRIB’S hadir untuk menggali SDA pertanian Indonesia yang diwujudkan dan bentuk makanan ringan berupa keripik yang terbuat dari buah dan sayur. Jenis buah dan sayur yang dijadikan bahan baku pun beragam jenisnya tidak hanya terpaku pada satu jenis. Namun untuk tahap awal, kami baru akan memproduksi kripik melinjo dan keripik kulit melinjo. Keistimewaan yang dimiliki KRIB’S:

  • Nilai jual yang tinggi. Untuk kulit melinjo akan memiliki nilai jual yang tinggi dikarenakan kulit melinjo jarang digunakan manusia sebagai bahan pangan sehingga akan menjadi inovesi baru yang akan menarik minat konsumen. Untuk melinjo dari dahulu telah memiliki nilai jual yang tinggi namun belum optimal.
  • Berkhasiat. Baik kulit melinjo dan melinjonya tersendiripun memiliki khasiat yang bagus untuk tubuh.        
  • Rasa yang unik. Rasa KRIB’S yang berbeda pada keripik pada umumnya diyakini akan menarik perhatian konsumen.
  • Fungsional. Aspek fungsional bagi tubuh sebagai sumber energi dan meningkatkan antibodi.

Selain itu, KRIB’S dikemas dengan sangat modern dan elegan seperti layaknya produk yang berkelas ekspor sehingga akan menarik perhatian konsumen yang biasanya menginkan snack yang tampak berkelas namun murah.

 

Organisasi dan Manajemen yang solid

Dalam menjalankan usaha kami, maka kami berusaha menjaga kerja sama dan manajemen yang solid. Kami berkomitmen untuk senantiasa bekerja dengan professional. Orang-orang yang bekerja dibalik KRIB’S merupakan orang yang sangat berkompeten untuk mengembangkan usaha ini baik dalam hal penanganan pasca panennya maupun pengembangan pemasaran dan produksi KRIB’S yang tergabung dalam perusahaan AGRIFUTURE.

 

Formulasi strategi

Pada  dasarnya perusahaan kami lebih terfokus pada pengembangan produk dari segi pengemasan dan strategi pemasaran produk. Dalam hal penyediaan pangannya maka Perusahaan kami bekerjasama dengan UKM terpercaya dan juga untuk membantu mengembangkan UKM tersebut.

  • Strategi Produksi. Pada masa awal, produksi dilakukan dengan system Job Shop dimana produksi dilakukan apabila ada pesanan. Namun, selanjutnya akan dilakukan secara Flow Shop ketika permintaan meningkat.
  • Strategi Pemasaran. Pemasaran tahap awal dilakukan dilingkungan kampus FTIP dan akan ada sistem layan antar bagi konsumen yang berada di daerah lain, dengan syarat minimum order untuk sekali pelayanan.
  • Strategi Keuangan. Berdasarkan nilai produksi secara langsung dan tidak langsung yang dimiliki oleh KRIB’S maka diperoleh nilai B/C ratio sebesar 1.87, IRR sebesar 26.5 dan Payback Period selama 2 bln. Nilai B/C ratio yang dimiliki KRIB’S dinyatakan layak dikarenakan bernilai >1, nilai IRR pun dalam golongan layak, begitu juga payback period yang tergolong tidak lama setelah peluncuran berlangsung. Sedangkan BEP tercapai pada angka penjualan 862 produk, dengan rincian 500 Kulit yang dijual dengan harga Rp.6000/produk dan emping sebanyak 362 yang dijual dengan harga Rp.7500/produk. BEP bisa berubah jika diubah kombinasi jumlah produknya, namun kita membuat persentase kulit melinjo yang lebih tinggi dikarenakan peminat  dan pesanannya yang lebih banyak dibandingkan emping.

TAHAPAN MANAGEMEN PROYEK

Tahapan yang dilakukan dalam mengembangkan KRIB’S adalah sebagai berikut :

  • Inisiasi. Dimana pemunculan ide perencanaan dan strategi untuk memulai proyek KRIB’S.
  • Perencanaan perencanaan. Meliputi pembuatan prototipe desain dan spesifikasi perencanaan dan pengarahan proyek KRIB’S
  • Pelaksanaan/eksekusi. Melaksanakan semua rencana yang diwujudkan dalam proses memproduksi produk.
  • Pengendalian dan pengawasan. Melakukan pengawasan terhadap segala pelaksanaan agar semua berjalan sesuai dengan rencana yang telah dicanangkan.
  • Penutupan dan evaluasi penutupan dan evaluasi. Ditandai dengan peluncuran KRIB’S dan pengaturan penyampaian KRIB’S kepada konsumen,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s